Skip to main content
Google Indonesia (FOTO: Viva)
Google Indonesia (FOTO: Viva)

Kilas Balik Minggu Kedua Desember: Penganiayaan Mahasiswa, Opsen Pajak, dan Harapan Positif

By Salma Fauziah
Google Indonesia (FOTO: Viva)
Google Indonesia (FOTO: Viva)

Kilas Balik Minggu Kedua Desember: Penganiayaan Mahasiswa, Opsen Pajak, dan Harapan Positif

By Salma Fauziah

Hujan menderas di berbagai wilayah Indonesia memasuki minggu kedua Desember. Tak ayal, terjadi banjir dimana-mana. Namun, rekapitulasi berita hari ini memuat beberapa kasus selain banjir yang juga menarik untuk disorot. Ada apa saja?

Penganiayaan mahasiswa koas UNSRI

Dunia pendidikan kembali diwarnai kabar tak menyenangkan. Pada Selasa (10/12), Muhammad Luthfi, seorang mahasiswa koas Universitas Sriwijaya (UNSRI), menjadi korban penganiayaan. Kejadian ini berlangsung saat Luthfi diundang ke sebuah kafe oleh ibu dari Lady Aurelia, teman koasnya.

Pertemuan tersebut bertujuan membahas jadwal jaga piket Lady yang dianggap memberatkan. Namun, di tengah diskusi, sopir pribadi ibu Lady tiba-tiba memukul Luthfi di wajah. Kombes Anwar Reksowidjojo dari Polda Sumatera Selatan menjelaskan, "Saat pelapor menjelaskan jadwal kepada ibu Lady, terlapor merasa tidak senang dan memukul pelapor secara membabi buta di kepala, pipi, serta mencakar lehernya."

Sopir pribadi berinisial FD kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan ini.

Pajak ganda untuk pemilik sepeda motor per Januari 2025

Pemilik kendaraan bermotor perlu mencermati aturan baru yang akan berlaku pada 5 Januari 2025. Opsen pajak atas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) akan mulai diberlakukan.

Opsen pajak merupakan tambahan pungutan berdasarkan persentase tertentu, sesuai undang-undang. Dua kolom baru akan tercantum di lembar belakang STNK, berisi opsen PKB dan opsen BBN-KB. Meski terlihat seperti beban baru, sebenarnya tarif PKB dalam skema baru ini akan mengalami penyesuaian, sehingga tidak menambah biaya wajib pajak secara keseluruhan.

Google Year in Search 2024: warga Indonesia makin kepo soal hal-hal positif

Google Indonesia baru saja merilis daftar pencarian terpopuler tahun 2024, dan hasilnya menunjukkan masyarakat semakin penasaran dengan hal-hal positif.

Beberapa pencarian yang mendominasi meliputi "Apa itu golput?" dan "Mengapa Indonesia lolos Piala Asia?". Tren ini menunjukkan rasa ingin tahu yang besar terhadap isu sosial dan pencapaian bangsa.

Melansir Media Indonesia, daftar ini mencerminkan bagaimana warga Indonesia semakin ingin memahami berbagai topik bermanfaat yang berdampak positif dalam kehidupan mereka.

Berbagai peristiwa minggu ini mencerminkan dinamika masyarakat kita, mulai dari tragedi di dunia pendidikan hingga harapan melalui pencarian informasi yang positif. Meski tantangan terus ada, penting bagi kita untuk tetap kritis terhadap isu yang terjadi di sekitar dan terus mencari solusi untuk masa depan yang lebih baik. Sampai jumpa di rekap berita minggu depan!



Share