Skip to main content
Bersihnya udara Jakarta (FOTO: Kompas)
Bersihnya udara Jakarta (FOTO: Kompas)

Apa yang Membuat Udara Jakarta Mendadak Bersih? Ini Jawabannya!

By Salma Fauziah
Bersihnya udara Jakarta (FOTO: Kompas)
Bersihnya udara Jakarta (FOTO: Kompas)

Apa yang Membuat Udara Jakarta Mendadak Bersih? Ini Jawabannya!

By Salma Fauziah

Lebih dari sepekan belakangan, warga Jakarta tengah bersukacita. Di media sosial, hilir-mudik story Gunung Gede Pangrango yang terlihat dari kejauhan. Pertanda sebuah fenomena langka: udara Jakarta bersih dan minim polusi! Kenapa bisa begitu?

Penyebab bersihnya udara Jakarta

Di media sosial, warganet saling menduga penyebab dari udara Jakarta yang bersih selama berhari-hari. Ada yang memprediksi, penyebabnya adalah karena pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) libur.

Melansir CNN Indonesia, setidaknya ada 16 PLTU yang mengelilingi Jakarta, tepatnya di Banten dan Jawa Barat. PLTU inilah yang jadi salah satu penyumbang terbesar polusi di Jakarta.

Platform pemantauan kualitas udara, NAFAS Indonesia, menjelaskan bahwa penyebab bersihnya udara Jakarta sepekan ini adalah angin kencang. Menurut mereka, sejak Kamis 21 November, ada angin yang berhembus ke arah selat Sunda. Akibatnya, angin di Jakarta jadi makin kuat. Puncaknya ada di hari Kamis 28 November. Saking kuatnya, rata-rata konsentrasi partikel kecil di udara Jakarta turun drastis, hingga setara dengan kota-kota dengan udara terbersih di dunia.

Selain angin, musim hujan juga berperan. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan bisa membersihkan ruang udara dari polutan. Jadi, udara lebih bersih dan juga segar.

Sempat kembali buruk selama satu hari

Setelah seminggu full menikmati bersihnya udara Jakarta, tingkat kebersihan udara Jakarta kembali ke level tidak sehat pada Senin 9 Desember. Menurut Katadata, di hari itu Jakarta menduduki peringkat ketiga kota dengan udara paling tidak sehat di Indonesia setelah Tangerang Selatan dan Depok.

Untungnya, udara kembali membaik keesokan harinya. Indeks polusinya menyusut dari 117 ke 33. 

Jakarta tetap belum bebas polusi

Meski udara membaik, Jakarta belum sepenuhnya bebas dari polusi. Ada variabel lain yang perlu diperhatikan. Seperti masih tingginya jumlah kendaraan yang mengeluarkan polusi di jalanan Jakarta. Karena hal tersebut, kualitas udara cenderung tetap berpolusi di daerah pinggir jalan, meskipun indeks udara keseluruhan kota tergolong baik.

Maka, perlu ada langkah nyata yang berkelanjutan agar udara bersih di Jakarta tak hanya sekadar momentum. Tidak hanya dari pemerintah dengan kebijakan yang tegas, tetapi juga dari setiap individu dengan mengubah kebiasaan sehari-hari yang berdampak pada polusi udara.



Share