Skip to main content
Evakuasi korban longsor Karo (FOTO: Viva)
Evakuasi korban longsor Karo (FOTO: Viva)

Hujan Deras Picu Longsor di Karo, 10 Tewas

By Salma Fauziah
Evakuasi korban longsor Karo (FOTO: Viva)
Evakuasi korban longsor Karo (FOTO: Viva)

Hujan Deras Picu Longsor di Karo, 10 Tewas

By Salma Fauziah

 Berita duka datang dari Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pada Sabtu (23/10) pukul 18.00 WIB, bencana longsor terjadi di kawasan pemandian air panas belerang, Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka. Longsor ini diduga disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari. Kejadian ini tidak hanya merenggut korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan material yang cukup besar.

Pada hari pertama setelah kejadian, kepolisian melaporkan bahwa sepuluh orang dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor. Setelah pencarian intensif selama beberapa hari, pada Selasa (26/10), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala BPBD Kabupaten Karo, Juspri Nadeak, menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban sebelum menyerahkannya kepada keluarga masing-masing. “Kita identifikasi dulu soal identitas korban, dan selanjutnya nanti langsung kita serahkan ke pihak keluarga,” ujar Juspri.

Selain korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan properti warga. Tercatat delapan rumah warga, satu bungalow, Masjid Al-Hidayah, serta sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mengalami kerusakan berat. Jalur utama yang menghubungkan Desa Doulu dan Desa Semangat Gunung juga tertutup material longsor, menyebabkan terhambatnya akses penyelamatan di hari-hari awal.

Saat ini, fokus utama tim gabungan adalah membuka akses jalan tersebut. "Hari ini kita fokuskan untuk membuka akses, karena seluruh korban telah ditemukan. Namun demikian, kita juga menunggu informasi orang hilang, karena lokasi longsor ini merupakan akses jalan menuju lokasi wisata, jadi kita tidak dapat mendata pasti berapa korban,” tambah Juspri, seperti dilansir oleh Kompas.

Untuk memudahkan proses pencarian lebih lanjut, pemerintah setempat mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau orang terdekat sejak Sabtu untuk segera melapor ke posko pencarian di Desa Semangat Gunung. Informasi yang diberikan masyarakat sangat membantu tim penyelamat dalam menindaklanjuti situasi ini.

Bencana ini menjadi pengingat serius akan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko bencana alam, terutama di daerah-daerah rawan longsor. Pemerintah, bersama masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana, seperti penghijauan daerah rawan longsor, pemantauan cuaca yang lebih ketat, dan edukasi kepada masyarakat tentang langkah-langkah evakuasi darurat.

Selain itu, penting untuk memastikan infrastruktur di daerah rawan bencana mampu menghadapi cuaca ekstrem. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dampak bencana serupa dapat diminimalkan di masa mendatang. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.



Share