Skip to main content
Film Samsara (FOTO: X/@FilmIndoSource)
Film Samsara (FOTO: X/@FilmIndoSource)

Sinefil Merapat! 3 Festival Film Internasional Hadir di Jogja 2024

By Salma Fauziah
Film Samsara (FOTO: X/@FilmIndoSource)
Film Samsara (FOTO: X/@FilmIndoSource)

Sinefil Merapat! 3 Festival Film Internasional Hadir di Jogja 2024

By Salma Fauziah

Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya dan pelajar, tetapi juga tak kalah menarik dengan berbagai acara yang menyemarakkan penghujung tahun ini. Salah satunya adalah festival film internasional yang akan digelar, menyajikan beragam film berkualitas dengan kualitas top global. Berikut adalah beberapa festival film yang wajib ditonton!

1. Festival Sinema Prancis (22 November – 6 Desember)

Festival Sinema Prancis 2024 akan berlangsung di 13 kota di Indonesia, termasuk Yogyakarta. Diselenggarakan oleh Institut français d’Indonésie bekerja sama dengan KlikFilm dan Cinema XXI, festival ini mengusung tema Regards de femmes, yang menyoroti kisah-kisah perempuan, perjuangan, dan impian mereka. Festival Sinema Prancis 2024 juga akan menampilkan retrospektif karya Claude Sautet, seorang maestro sinema Prancis.

Film Le Comte de Monte-Cristo akan tayang pada pembukaan festival pada 22 November, diikuti oleh Les Trois Mousquetaires: Milady pada penutupan pada 6 Desember. Bagi yang tidak sempat menonton di bioskop, KlikFilm menyediakan 10 film pilihan yang dapat diakses secara gratis antara 30 November – 6 Desember.

2. 19th Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) (30 November – 7 Desember)

JAFF adalah festival film terkemuka yang telah berlangsung sejak 2006 dan menjadi platform bagi perfilman Asia di Indonesia. Tahun ini JAFF mengusung tema  Metanoia. Tema ini mencerminkan bagaimana sinema dapat menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan. Memberikan pemahaman mendalam tentang kehidupan. Penonton diajak untuk menjelajahi kekuatan transformasi yang ada dalam setiap kisah yang diceritakan. 

Di tahun ke-19 ini, JAFF akan menampilkan berbagai film Asia, termasuk Samsara, yang juga masuk dalam nominasi Film Terbaik Festival Film Indonesia 2024. Festival ini juga memberikan penghargaan bergengsi seperti Golden dan Silver Hanoman Award, serta NETPAC Award, untuk menghargai pencapaian sinematik dalam dunia perfilman Asia. Selain menonton film, JAFF juga menjadi ruang bagi pembuat film dan pekerja kreatif Asia untuk berjejaring dan berkolaborasi.

3. Alternativa Film Award & Festival (22 – 27 November)

Alternativa Film Award & Festival adalah festival non-profit yang mendukung pembuat film dari negara-negara berkembang. Tahun ini, festival ini menyajikan berbagai film menarik yang dapat dinikmati secara gratis, di antaranya Women of the Rote Island karya Jeremias Nyangoen, Accidentally Intentional oleh Kevin Rahardjo, Maybe Someday oleh Praditha Blifa, dan Samu the Terrible and His Sin oleh Dhiwangkara Seta.

Selain pemutaran film, Alternativa juga menyelenggarakan Industry Days, sebuah program profesional yang diadakan selama tiga hari. Program ini dirancang untuk memberdayakan pembuat film muda melalui diskusi, inspirasi, dan jejaring. Industry Days ini juga menjadi persiapan menjelang malam penghargaan, memberikan kesempatan bagi para kreator untuk berinteraksi dan belajar dari para profesional industri film global.

Dengan berbagai pilihan festival film internasional yang berlangsung di Yogyakarta, para penggemar film dapat menikmati karya-karya terbaik dari seluruh dunia. Jika ada waktu, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan film-film berkualitas dan merayakan keberagaman cerita sinematik di kota budaya ini!






Share