Skip to main content
Shin Tae-yong (Pinterest: ithethao.vn)
Shin Tae-yong (Pinterest: ithethao.vn)

PSSI Resmi Depak Shin Tae-yong: Apa yang Terjadi?

By Putri Nurbaiti
Shin Tae-yong (Pinterest: ithethao.vn)
Shin Tae-yong (Pinterest: ithethao.vn)

PSSI Resmi Depak Shin Tae-yong: Apa yang Terjadi?

By Putri Nurbaiti

Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Indonesia. PSSI secara resmi memecat Shin Tae-yong dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Senin, 6 Januari 2025.

Alasan Pemecatan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena tim membutuhkan kepemimpinan yang lebih kuat untuk mencapai target lolos ke Piala Dunia 2026. Thohir menekankan perlunya strategi yang disepakati dengan pemain, komunikasi yang lebih baik, dan implementasi program yang lebih efektif untuk tim nasional.

Performa di Kualifikasi Piala Dunia

Di babak kualifikasi Piala Dunia, Indonesia berada di posisi ketiga grup setelah enam dari sepuluh pertandingan, hanya satu poin di belakang Australia yang menempati posisi kedua. Meskipun masih ada peluang untuk lolos melalui babak kualifikasi tambahan, PSSI merasa perlu adanya perubahan kepemimpinan untuk meningkatkan performa tim.

Prestasi Shin Tae-yong

Shin Tae-yong mulai melatih Timnas Indonesia pada 2019 dan mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan. Ia membawa Timnas senior ke final Piala AFF 2020, meski kalah dari Thailand, dan sukses meloloskan Indonesia ke Piala Asia 2023 setelah absen 15 tahun. Di level usia muda, Shin mengantar Timnas U-20 ke perempat final Piala Asia U-20 2023 serta mengorbitkan talenta muda seperti Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh. Salah satu momen paling ikonik adalah kemenangan 2-0 atas Arab Saudi pada November 2024, yang dianggap sebagai salah satu kemenangan terbesar Indonesia. Dengan pendekatan modern dan disiplin tinggi, Shin juga berhasil meningkatkan kualitas fisik, mental, dan taktik para pemain. Namun, PSSI merasa bahwa pencapaian tersebut belum cukup untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

Rencana ke Depan

Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya telah mewawancarai tiga kandidat pelatih baru selama kunjungannya ke Eropa. Pelatih baru dijadwalkan tiba di Indonesia pada 11 Januari 2025. Thohir menegaskan bahwa kualifikasi untuk Piala Dunia adalah prioritas utama, dan semua kandidat yang diwawancarai sepakat dengan target tersebut.

Kompensasi Kontrak

Meskipun kontrak Shin Tae-yong sebenarnya berlaku hingga 2027, PSSI akan memberikan kompensasi atas pemutusan kontrak ini. Thohir menyatakan bahwa perubahan pelatih di tengah kampanye kualifikasi adalah hal yang normal dan yakin bahwa tim masih memiliki waktu persiapan yang cukup sebelum pertandingan berikutnya.

Reaksi Publik

Banyak publik merasa kecewa atas keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong. Mereka berpendapat bahwa pelatih asal Korea Selatan ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa Timnas, meskipun hasil akhirnya belum sempurna. Di media sosial, tagar #SaveSTY sempat ramai dibicarakan oleh penggemar yang merasa bahwa Shin masih layak diberi kesempatan lebih lama untuk melanjutkan proyek pembangunannya. Namun, ada juga sebagian yang mendukung keputusan PSSI, dengan harapan perubahan ini dapat membawa energi baru bagi tim nasional.

Pemecatan Shin Tae-yong menandai babak baru dalam perjalanan Timnas Indonesia. Dengan target besar lolos ke Piala Dunia 2026, PSSI berharap bahwa perubahan ini akan membawa dampak positif dan meningkatkan performa tim di kancah internasional.



Share