Skip to main content
FOTO: Cineverse
FOTO: Cineverse

5 Insan Perfilman Indonesia dengan Karya yang Wajib Ditonton untuk Maraton Weekend!

By Salma Fauziah
FOTO: Cineverse
FOTO: Cineverse

5 Insan Perfilman Indonesia dengan Karya yang Wajib Ditonton untuk Maraton Weekend!

By Salma Fauziah

Industri perfilman Indonesia terus berkembang dengan hadirnya sineas-sineas berbakat yang menghadirkan karya luar biasa. Jika kamu sedang mencari tontonan berkualitas untuk maraton film di akhir pekan, lima nama ini wajib masuk dalam daftar pilihanmu!

1. Gita Farra dan kecantikan sinematik Before, Now & Then (Nana)

Gita Farra adalah sosok di balik film Before, Now & Then (Nana), sebuah drama berlatar tahun 1960-an yang mengisahkan perempuan Sunda dalam pergulatan emosional menghadapi kehilangan dan pernikahan di lingkungan terpandang. 

Dengan tangan dinginnya sebagai produser dan editor, film ini berhasil meraih Piala Citra, menandakan kualitasnya yang tak bisa diremehkan. Visual yang indah dan narasi yang kuat menjadikan Before, Now & Then pilihan yang tepat bagi pencinta film drama historis yang menyentuh.

2. Angga Dwimas Sasongko dan aksi seru dalam Mencuri Raden Saleh

Bagi yang menyukai film dengan ketegangan dan aksi mendebarkan, karya-karya Angga Dwimas Sasongko adalah pilihan sempurna. Ia adalah otak di balik Mencuri Raden Saleh, film heist yang sukses menarik perhatian penonton Indonesia dengan jalan cerita yang menegangkan dan eksekusi visual yang memukau. 

Tak hanya itu, film 13 Bom di Jakarta yang ia garap juga menghadirkan pengalaman sinematik penuh adrenalin. Jika ingin sesuatu yang lebih emosional, film Surat dari Praha dan Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini juga patut masuk daftar tontonanmu!

3. Wregas Bhanuteja dan kekuatan narasi sosial dalam Penyalin Cahaya

Nama Wregas Bhanuteja semakin bersinar setelah menjadi sutradara Indonesia pertama yang menang di Cannes Film Festival melalui film pendeknya, Prenjak. Lebih lanjut, film panjangnya seperti Penyalin Cahaya dan Budi Pekerti semakin memperkuat reputasinya sebagai sineas yang berani mengangkat isu-isu sosial dengan pendekatan sinematik yang cerdas. 

Jika suka film dengan kritik sosial yang kuat dan cerita yang menggugah pikiran, film-film Wregas wajib masuk dalam daftar tontonan akhir pekan!

4. Mouly Surya dan keberanian Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

Salah satu sineas perempuan paling berpengaruh di Indonesia, Mouly Surya, dikenal dengan gaya sinematiknya yang khas dan cerita-cerita yang berani. Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak adalah bukti kehebatannya dalam meramu cerita menjadi pengalaman sinematik yang luar biasa. 

Dengan visual yang artistik dan kisah yang menggugah, film ini bahkan berhasil mewakili Indonesia di ajang Academy Awards 2019. Jika sedang mencari film yang unik dan penuh makna, Marlina adalah pilihan yang tepat.

5. Riri Riza dan film-film ikonis Indonesia: Ada Apa dengan Cinta?

Nama Riri Riza mungkin sudah tak asing lagi bagi penikmat film Indonesia. Dari Ada Apa dengan Cinta? yang menjadi film remaja paling berkesan hingga Petualangan Sherina yang masih dikenang hingga kini, Riri Riza selalu menghadirkan karya yang timeless. 

Film-filmnya bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari sejarah perfilman Indonesia. Jika kamu ingin nostalgia atau sekadar menikmati kembali cerita-cerita yang membekas di hati, film-film Riri Riza adalah pilihan yang sempurna.

Industri perfilman di Indonesia patut bangga punya banyak insan berprestasi di dalamnya. Yuk, dukung terus perfilman tanah air dengan menonton dan mengapresiasi lewat platform yang legal! Selamat menonton!



Share