Rekap Pekan Terakhir Desember: Kejadian Penting Menjelang Tahun Baru
Rekap Pekan Terakhir Desember: Kejadian Penting Menjelang Tahun Baru
Bulan Desember memasuki minggu terakhir. Pertanda tahun yang juga akan segera berganti. Di minggu keempat, ada beberapa kejadian yang patut menjadi perhatian kita. Berikut informasi lengkapnya.
BMKG himbau wisatawan hindari tempat berbahaya saat cuaca ekstrem
BMKG memprediksi terjadinya cuaca ekstrem di Indonesia bagian barat dan selatan selama rentang tanggal 22-28 Desember. Cuaca ekstrem terjadi karena angin monsun Asia yang berhembus kuat. Memicu turunnya hujan lebat disertai angin.
Untuk itu, BMKG menghimbau beberapa objek wisata rawan seperti pendakian dan sungai untuk menutup sementara aksesnya. Himbauan yang sama berlaku bagi wisatawan agar menghindari tempat wisata yang kiranya berbahaya. Misalnya sungai, curug, dan air terjun. Hal ini disebabkan karena tingginya intensitas air hujan yang bisa membuat perairan tersebut meluap sewaktu-waktu.
Pesawat Jeju Air kecelakaan, 179 orang meninggal dunia
Pesawat Jeju Air 7C 2216 yang membawa lebih dari 181 orang mengalami kecelakaan di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan pada Minggu (29/12). Pesawat tersebut meluncur keluar dari landasan pacu, lalu menabrak tembok pembatas. Total korban tewas per (31/12) mencapai 179 jiwa.
Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Namun, prediksi terkini adalah pesawat yang terbang dari Bangkok tersebut mengalami laka karena serangan burung dan cuaca buruk. Kecelakaan ini menimbulkan duka yang mendalam bagi industri penerbangan dunia.
Pengaturan contraflow di Jakarta selama libur Nataru
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis pengaturan rekayasa jalan untuk memperlancar lalu lintas Jakarta selama libur Natal dan tahun baru (Nataru). Pengaturan contraflow dan one way akan diterapkan di beberapa titik.
Pertama, di Tol Jakarta - Cikampek. Contraflow berlaku di arah Cikampek (KM 47 - KM 70) pada tanggal 21, 24, 26, 27, 28, dan 29 Desember masing-masing mulai pukul 06.00 - 10.00 WIB. Lalu, contraflow akan berlanjut di tanggal 1 Januari 2025 mulai pukul 06.00 - 12.00 WIB.
Arah Jakarta (KM 70 - KM 47) berlaku mulai tanggal 26–28 Desember pukul 14.00 - 22.00 WIB. Kemudian berlanjut tanggal 29 Desember pukul 12.00 - 24.00 WIB dan 1 Januari 2025 pukul 06.00 - 12.00 WIB.
Titik selanjutnya adalah Jakarta - Bogor - Ciawi. Arah Ciawi (KM 44 - KM 46) berlaku di tanggal 21, 22, 24, 26, 27, 28, dan 29 Desember mulai pukul 06.00 - 13.00 WIB. Lalu akan berlanjut di tanggal 1 Januari 2025 mulai pukul 06.00 - 13.00 WIB.
Arah Jakarta (KM 21 - KM 8) berlaku pada tanggal 21, 22, 24, 26, 27, 28, dan 29 Desember 2024 mulai pukul 15.00 - 23.00 WIB. Lalu akan berlanjut di tanggal 1 Januari 2025 mulai pukul 15.00 - 23.00 WIB.
Bulan Desember memang penuh dinamika, terutama di minggu terakhir sebelum pergantian tahun. Dari cuaca ekstrem yang mengancam keselamatan wisatawan hingga pengaturan lalu lintas untuk liburan, semua ini menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan dan perencanaan dalam menghadapi akhir tahun.