Skip to main content
FOTO: Freepik
FOTO: Freepik

Selalu Tertarik Pada Pria Lebih Tua dan Mudah Cemburu? Bisa Jadi Moms Alami Daddy Issues!

By Salma Fauziah
FOTO: Freepik
FOTO: Freepik

Selalu Tertarik Pada Pria Lebih Tua dan Mudah Cemburu? Bisa Jadi Moms Alami Daddy Issues!

By Salma Fauziah

Daddy issue dapat memengaruhi cara kita menjalin hubungan asmara. Istilah daddy issue muncul sebagai hasil dari jauhnya hubungan kita dengan sosok ayah dari kecil.

Apa saja tanda bahwa kita memiliki daddy issue? Bagaimana cara mengobatinya?

Tipe ayah yang sebabkan daddy issues

Sosok orang tua memang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Bahkan sampai ia tumbuh dewasa dan membangun keluarga sendiri. Berbagai masalah yang muncul karena ketidakhadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, disebut daddy issues.

Daddy issues bisa dialami pria maupun wanita. Beberapa tipe ayah yang picu daddy issues adalah:

  1. Ayah yang tidak bisa diandalkan Baik secara emosional, finansial, ataupun kehadiran fisik.
  2. Ayah yang tidak punya kecerdasan emosional. Biasanya susah mengungkapkan kasih sayangnya kepada anak. Cenderung dingin dan berjarak.
  3. Ayah yang kasar, sering memukul atau melakukan tindak kekerasan fisik, verbal, hingga seksual.
  4. Ayah yang terlalu ingin mengendalikan semua aspek kehidupan sang anak.
  5. Ayah yang tidak pernah muncul dalam tahapan hidup anak. Bisa karena perceraian, pisah rumah, atau pergi begitu saja. 

Tanda-tanda seseorang alami daddy issues

Secara umum, beberapa tanda daddy issues yang sering muncul pada wanita adalah:

  1. Cenderung menyukai pria yang lebih tua

Memiliki daddy issues membuat kita lebih tertarik berhubungan asmara dengan pria yang lebih tua. Kita akan lebih merasa aman, seolah-olah ada seseorang yang bisa melindungi.

Sisi bahaya dari berhubungan dengan pria yang lebih tua adalah adanya ketimpangan kekuasaan. Maksudnya, kita akan rentan berada di posisi yang lebih lemah dalam hubungan itu. Jika pasangan kita bukan orang yang baik, kita akan lebih mudah dimanipulasi atau dimanfaatkan.

  1. Mudah cemburu hingga posesif terhadap pasangan

Orang dengan daddy issues biasanya tumbuh dalam lingkungan yang tidak konsisten membuatnya merasa dicintai. Misalnya, sosok ayah yang dulu sangat menyayangi kita tiba-tiba hilang.

Begitu dewasa, kita jadi mudah merasa cemas dan cemburu, karena takut ditinggalkan orang yang kita cinta. Kita cenderung selalu khawatir melihat pasangan bersama orang lain.

Masalahnya, perasaan takut ditinggalkan bisa tanpa sengaja membuat pasangan menjauh. Pasangan akan lelah jika kita terus mencurigai dan meragukan rasa cintanya. 

  1. Lebih nyaman dengan hubungan tidak sehat

Tanpa sadar, daddy issues bisa membuat kita lebih nyaman berada di hubungan yang tidak sehat. Sedari kecil, kita sudah terbiasa dengan situasi yang ‘beracun’, sehingga menganggap itu normal.

Ini sebabnya, kita yang punya daddy issues justru sering jatuh cinta dengan orang yang salah. Situasi hubungan sehat yang aman-aman saja justru bikin kita bingung karena tidak terbiasa.

Mengobati daddy issues

  1. Belajar memaafkan

Meski terasa berat, tapi memaafkan sosok ayah dapat melepaskan rasa sakit dan kemarahan. Dada jadi lapang dan lebih mudah untuk sembuuh dari luka masa lalu. Lakukan ini demi diri Moms sendiri, ya!

  1. Terus belajar

Pelajari tentang pola hubungan antara ayah dan anak dan bagaimana ia bisa mempengaruhi kita sejauh ini. Pengetahuan ini akan membantu kita memahami diri sendiri. Tentu, solusi akan muncul setelah kita tahu lebih banyak hal.

  1. Mencari closure atau penyelesaian

Jika memungkikan, coba selesaikan segala emosi terpendam dengan ayah. Komunikasikan dengan ayah tentang perasaan kita. 

Kita juga bisa mencoba menulis surat untuk ayah, meskipun tidak untuk dikirim. Closure dapat membantu kita menemukan kedamaian dan penerimaan.

  1. Mencintai dan menerima diri sendiri

Jangan bosan mengingatkan diri sendiri. Bahwa berharga atau tidaknya diri kita tidak ditentukan dari kualitas hubungan dengan ayah.

Cobalah untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri. Selalu apresiasi segala pencapaian yang sudah kita raih. Pokoknya, perlakukan diri kita dengan penuh kasih sayang, ya!

  1. Menjalani terapi

Dukungan dari terapis atau psikolog bisa memberi kita ruang aman untuk bercerita. Terapis juga akan membantu kita mencari tahu akar masalah dan solusi dari daddy issues yang kita alami.

Kita memang tidak bisa mengubah masa lalu, tapi kita selalu punya pilihan untuk jadi lebih baik. Semoga artikel ini bermanfaat, Moms!

Sumber:

https://psychcentral.com/health/

https://thriveworks.com/help-with/

https://www.verywellmind.com/



Share