Skip to main content
Ibu-ibu di Nepal (FOTO: Pexels)
Ibu-ibu di Nepal (FOTO: Pexels)

Menjadi Ibu di Nepal: Punya Peran Ganda dan Selalu Penuh Cinta

By Salma Fauziah
Ibu-ibu di Nepal (FOTO: Pexels)
Ibu-ibu di Nepal (FOTO: Pexels)

Menjadi Ibu di Nepal: Punya Peran Ganda dan Selalu Penuh Cinta

By Salma Fauziah

Kita selalu bisa belajar dari budaya orang lain. Kali ini, kita akan belajar tentang rasanya menjadi seorang ibu di Nepal. Di negara yang terkenal akan pegunungannya itu, seorang ibu identik dengan peran ganda. Tak hanya jadi ibu rumah tangga, tapi juga pencari nafkah. Bagaimana seorang ibu Nepal menjalankan perannya? Berikut ulasannya:

Kasih sayang ibu yang dirayakan

Meskipun punya peran ganda, ibu-ibu Nepal tetap mencurahkan perhatian dan kasih sayang pada anak dan keluarga. Budaya Nepal memang kental dengan nilai-nilai keluarga dan tradisi hormat pada orang tua.

Bahkan, ada sebuah festival bernama Teej yang dikhususkan untuk perempuan yang sudah menikah. Pada festival tersebut, para perempuan akan berpuasa, menari, dan menyanyi, untuk mendoakan kebahagiaan suami dan keluarga. Selain itu, ada juga festival terbesar bernama Dashain dan Tihar. Perayaannya berupa kumpul keluarga yang persiapannya banyak dilakukan oleh para ibu. 

Curahan kasih ibu sejak lahir

Sebuah cerita soal ibu-ibu Nepal disampaikan oleh Hannah Hough yang tinggal di sana bersama keluarganya. Seperti dilansir oleh situs Samaritan’s Purse, ibu-ibu di Nepal akan tinggal bersama bayi mereka yang baru lahir selama berbulan-bulan. Setelah melahirkan, mereka juga punya diet tertentu, yaitu makan daging ayam, sayur, dan susu untuk melancarkan air susu ibu (ASI).

Ulet dan penuh kekuatan

Tinggal di daerah yang topografinya menantang, ibu-ibu di Nepal juga terkenal akan ketahanan dan keuletannya. Tak hanya tantangan medan transportasi, tapi juga tantangan hidup seperti kemiskinan, bencana alam, hingga kurangnya fasilitas pendidikan dan kesehatan. Ibu-ibu Nepal tersebut selalu tegar dan berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarga.

Untungnya, seiring dengan berkembangnya zaman, kini semakin banyak ibu-ibu di Nepal yang punya akses pendidikan dan informasi. Menurut buku “Education and Empowerment of Women in Nepal”, akses tersebut membuat kesadaran para ibu tentang hak-hak perempuan dan kesehatan reproduksi meningkat. Mereka juga jadi makin aktif di berbagai bidang, seperti politik, ekonomi, dan sosial.

 

Ibu-ibu di Nepal adalah sosok yang luar biasa dengan keunikan dan keistimewaan mereka sendiri. Mereka adalah pilar keluarga dan masyarakat, dan mereka memiliki peran penting dalam menjaga tradisi dan budaya Nepal. Kehadiran mereka memberikan warna dan kehangatan dalam kehidupan.



Share