Bubur Kanji Rumbi, Makanan Khas Aceh yang Kehadirannya Dinanti Tiap Ramadan
Bubur Kanji Rumbi, Makanan Khas Aceh yang Kehadirannya Dinanti Tiap Ramadan
Aceh punya kuliner khas yang selalu hadir saat Ramadan, yaitu bubur Kanji Rumbi. Bubur berwarna kecokelatan ini kaya akan rempah dan memiliki aroma khas yang mengingatkan pada masakan India. Selain mengenyangkan, bubur ini juga memberikan rasa hangat yang pas dinikmati saat berbuka puasa.
Dari hidangan kerajaan hingga sajian Ramadan
Dulu, Kanji Rumbi merupakan hidangan istimewa yang hanya disajikan di lingkungan kerajaan. Bubur ini dihidangkan khusus untuk keluarga kerajaan atau tamu-tamu penting yang datang berkunjung. Namun, seiring waktu, bubur ini mulai dinikmati oleh masyarakat luas, terutama selama bulan Ramadan.
Kanji Rumbi menjadi identik dengan Ramadan karena sering dibagikan secara gratis di berbagai masjid. Para perangkat dan remaja masjid biasanya bahu-membahu memasak bubur ini setiap hari sepanjang bulan puasa. Rasanya yang lezat serta manfaat kesehatannya membuat bubur ini tetap populer dari generasi ke generasi.
Banyak khasiat kesehatan
Selain nikmat, Kanji Rumbi juga dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan rempah-rempahnya membantu mengatasi masuk angin, kolesterol, gangguan lambung, hingga hipertensi. Proses memasaknya yang memakan waktu sekitar tiga jam membuat semua bumbu meresap sempurna, menghasilkan bubur yang tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan.
Pembuatan bubur Kanji Rumbi
Untuk membuat bubur Kanji Rumbi, bahan utama yang dibutuhkan adalah ayam kampung, beras, bawang putih, bawang merah, serai, bawang prei, jahe, merica, minyak sayur, dan minyak samin. Prosesnya dimulai dengan memotong ayam menjadi empat bagian, lalu membalurnya dengan bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, jahe, dan bawang merah. Setelah itu, ayam direbus bersama serai yang telah digeprek hingga dagingnya empuk.
Setelah ayam matang, beras dimasukkan ke dalam rebusan dan ditambahkan air secukupnya. Proses perebusan berlanjut hingga beras pecah dan berubah menjadi bubur yang lembut. Sementara itu, bawang merah ditumis dengan minyak sayur dan minyak samin hingga harum, lalu disisihkan.
Ketika beras sudah pecah, bawang prei serta bawang tumis beserta minyaknya dimasukkan ke dalam bubur. Semua bahan diaduk rata dan dimasak hingga teksturnya mengental. Setelah matang, bubur Kanji Rumbi siap disajikan dalam keadaan hangat dengan tambahan topping sesuai selera.
Dengan rasa yang lezat, aroma rempah yang menggugah selera, serta manfaat kesehatannya, bubur Kanji Rumbi menjadi salah satu hidangan yang selalu dinantikan saat Ramadan. Jika kamu berkesempatan, jangan lupa mencicipi atau bahkan mencoba membuatnya sendiri di rumah!