Skip to main content
Olimpiade 2024 tahun ini diadakan di Paris(Foto: Unsplash/Bo Zhang)
Olimpiade 2024 tahun ini diadakan di Paris(Foto: Unsplash/Bo Zhang)

Olimpiade Paris 2024 Usai, Indonesia Peringkat 39

By Raihan Atha
Olimpiade 2024 tahun ini diadakan di Paris(Foto: Unsplash/Bo Zhang)
Olimpiade 2024 tahun ini diadakan di Paris(Foto: Unsplash/Bo Zhang)

Olimpiade Paris 2024 Usai, Indonesia Peringkat 39

By Raihan Atha

Dunia berbondong-bondong berkumpul di Paris tahun ini. Bukan tanpa alasan, salah satu perhelatan olahraga dunia tengah berlangsung di kota tempat menara Eiffel ini berdiri. Ya, Olimpiade 2024 tahun ini diselenggarakan di Paris.

Setidaknya ada 329 nomor dari 32 cabang olahraga yang berbeda di pertandingan kali ini. Tak ketinggalan, Indonesia turut mengirimkan perwakilannya ke negara Eropa yang satu ini. Setidaknya 29 atlet yang terdiri dari 16 atlet putra dan 13 atlet putri berlaga dalam pertandingan yang bergengsi ini.

Tidak semua cabang olahraga akan diikuti. Indonesia sendiri hanya akan mengikuti 12 cabang olahraga saja. Cabang tersebut yaitu:

  • Atletik
  • Angkat besi
  • Balap sepeda
  • Bulu tangkis 
  • Dayung
  • Judo
  • Menembak
  • Panahan
  • Panjat tebing
  • Renang
  • Selancar ombak
  • Senam Artistik

Sejauh ini, medali yang diperoleh Indonesia berjumlah tiga dengan rincian dua emas dan satu perunggu. Medali emas didapatkan dari cabor panjat tebing oleh Veddriq Leonardo dan angkat besi oleh Rizki Juniansyah. Sementara medali perunggu dipersembahkan oleh Gregoria Mariska Tunjung pada cabor bulu tangkis tunggal putri.

Prestasi yang gemilang dari atlet-atlet Indonesia ini menempatkan Indonesia pada ranking 39. Sedangkan peringkat pertama dikuasai oleh Amerika Serikat dengan perolehan 40 emas, 44 perak, dan 42 perunggu. Disusul China pada peringkat kedua dengan 40 emas, 27 perak, dan 24 perunggu. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Jepang dengan perolehan medali 20 emas, 12 perak, dan 13 perunggu.

Hadiah untuk para atlet dari pemerintah

Prestasi yang diberikan oleh atlet Indonesia kita tentu perlu mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya dari pemerintah. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Dito Ariotedjo mengatakan bahwa para atlet yang telah menyumbangkan medali bagi Indonesia akan mendapatkan sejumlah apresiasi dari pemerintah.

"Hadiah, saya pastikan untuk atlet di Olimpiade, Bapak Presiden dan pemerintah memberikan bonus berupa uang tunai, jadi itu sudah sebuah kepastian. Sisanya kita berikan banyaknya program, baik itu materi maupun non materi,"  ucap Dito seperti yang dilansir dari tribunnews.

Dito sendiri tidak merinci berapa dan apa saja yang akan diperoleh para atlet. Namun, jika membandingkan dengan olimpiade Tokyo 2020 silam, setidaknya nominal yang diterima tidak akan berbeda jauh.

Pada olimpiade Tokyo, peraih medali emas menerima uang tunai sebanyak Rp5,5 miliar. Atlet dengan medali perak mendapatkan Rp2,5 miliar sedangkan medali perunggu Rp1,5 miliar. Untuk atlet yang telah berjuang namun belum mendapat medali juga mendapatkan apresiasi sebesar Rp100 juta.

Selain itu, masih ada bonus-bonus lain yang diberikan seperti perhiasaan, tanah, hingga rumah dari berbagai pihak, baik swasta maupun pemerintah.

Dito memastikan bahwa olimpiade tahun ini para atlet akan memeroleh bonus yang lebih besar dari sebelumnya.

"Kita bisa lihat tren, bagaimana SEA Games 2023 kemarin dan Asian Games 2023 kemarin, angka bonusnya lebih dari sebelumnya. Jadi kita lihat tren, pasti terkait bonus itu kita akan minta arahan bapak Presiden RI Joko Widodo. Dan kita berharap ini bisa memecah sejarah di perhelatan Olimpiade Paris 2024,” ucap Dito pada Juni yang lalu seperti yang dilansir dari lama CNN.

Pertandingan telah usai. Atlet-atlet kita telah berjuang dengan semaksimal mungkin. Mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk menyampaikan apresiasi atas perjuangan mereka. Semoga, diperhelatan selanjutnya, Indonesia mampu menorehkan namanya pada peringkat yang lebih baik lagi.



Share